Thursday, October 3

PILIHAN

Artikel ini adalah sumbangan dari Melati Atie

Terinspirasi dari drama "Lembut bukan lelaki" aku menyedari hakikat mengenai pilihan-pilihan dalam kehidupan kita. Klausa 'bijak' bukan bermaksud kita harus menjadi prejudis apalagi paksaan untuk harus jadi bijak tapi bagaimana kita melihat "membuat pilihan" itu sebagai satu kemestian.Bukan menjadi satu dosa tepu jika kita selalu silap membuat pilihan, paling penting bagaimana kita belajar daripada setiap keputusan setelah membuat pilihan dan berasimilasi dengan pilihan yang kita buat untuk terus hidup dengan keredhaan Tuhan. Itulah antara tanda bijak.


Dalam kehidupan ada pilihan. Kita selalu diberi peluang untuk membuat pilihan. Itulah proses kehidupan. Frasa ini terkandung konotasi yang menuntut kita untuk selalu jadi bijak. Memilih dan membuat pilihan adalah segmen hidup mengikut putaran masa dalam fasa kehidupan.